fbpx
Mon. Apr 19th, 2021

MindsetMerdeka.id

Official Website #MindsetMerdeka by Bro Neal

Dua Langkah Yang Dapat Loe Lakukan Untuk Menjadi Bahagia – Irvan Irawan Jie

3 min read

Kebahagiaan, sebuah kata sifat yang dianggap sebagai kata benda. Sebuah nominalisasi yang mengecoh orang-orang yang ingin mendapatkannya. Belum pernah ada seseorang yang saya ketahui menjawab tidak kepada pertanyaan, apakah kamu ingin bahagia?

Bahagia, sebuah kata yang sering sekali keluar dalam percakapan sehari-hari. Subjek dari banyak penelitian, buku, pelatihan dan bahkan artikel-artikel seperti ini.

Begitu banyak pengetahuan tetapi belum tentu semua yang mempelajarinya bisa mendapatkannya. Inilah paradoxnya, semakin seseorang berusaha untuk mendapatkan kebahagiaan semakin besar kemungkinan seseorang tidak akan mendapatkannya.

Ketika kita menjadikan kebahagiaan sebagai sebuah sifat yang datang dari sebuah kata kerja membahagiakan, barulah kita bisa menganalisa bagaimana caranya kita bisa membahagiakan diri kita sendiri?

Cara yang secara ilmiah terbukti, untuk bisa membahagiakan diri sendiri adalah dengan bersyukur. Memang terdengar cliché, namun hal ini adalah sebuah cliché yang memang berasal dari data dan fakta.

Karena membahagiakan adalah sebuah kata kerja, maka bukan hanya sebuah pemikiran dan perasaan tentang bersyukur, tetapi juga perlu dikerjakan.

Rasa syukur yang dialami perlu juga ditunjukkan di dunia seseorang. Bagaimana kita dapat melakukan rasa syukur? Apa ciri-ciri orang-orang yang bersyukur?

Sebelum menjawab pertanyaan ini, saya ingin mengajak anda untuk mulai memikirkan, apa yang menyebabkan seseorang bisa memiliki rasa syukur?

(Pertama) Menurut apa yang saya pelajari, rasa syukur bisa didapatkan setelah seseorang dapat menerima apa yang sedang dialaminya saat ini. Menerima kenyataan bahwa ada hal-hal diluar diri mereka yang tidak dapat mereka kendalikan, dan mereka OK dengan hal tersebut.

(Kedua) Baru setelah itu mereka menghargai apa yang terjadi di dalam diri mereka. Mencari hal-hal positif dan pelajaran-pelajaran yang bisa dipetik dari segala kejadian.

Bukan berarti mereka menyukai atau setuju dengan keadaan, namun menyadari bahwa mereka memiliki pilihan untuk memberdayakan diri mereka dari keadaan apapun.

Setelah mereka memiliki mindset untuk menghargai dan rasa syukur atas apapun yang terjadi, secara logis perilaku mereka akan seperti ini:

  • Lebih tenang dalam keadaan apapun.
  • Selalu belajar dan bertumbuh dari keadaan yang dialami.
  • Menjaga tata kata dan perilaku sehingga lebih positif.
  • Bijaksana dan melihat segala sesuatu dari perspektif yang luas.
  • Tersenyum dan tertawa lepas.
  • Ramah kepada diri sendiri dan sesama.
  • Melakukan kebaikan kepada sesamanya.
  • Menjadi diri yang otentik, selaras antara pikiran, perasaan, perkataan dan perilaku.
  • Menikmati saat ini dalam keadaan apapun.
  • Berani untuk gagal dan bereksperimen.
  • Memberdayakan orang lain.

Silahkan tambahkan sendiri daftar diatas dengan pengetahuan anda tentang orang-orang yang menurut anda bahagia. Kemungkinan besar, kita memiliki teman yang sudah menjadi seperti itu.

Kalau belum ada, saatnya anda menjadi orang pertama di lingkungan anda yang menjadi bahagia, agar anda dapat menularkan kebahagiaan itu kepada lingkungan sekitar anda. Bukankah hal itu akan menjadikan dunia anda dan orang lain di sekitar anda menjadi lebih baik?

Happiness needs to ensue not to be persued alias kebahagiaan perlu terjadi dengan sendirinya dalam proses dan bukanlah sebuah hasil dari sebuah pengejaran.

Mulailah menerima keadaan, bukan untuk jatuh menjadi korban, tetapi untuk bisa menghargai pelajaran dan hal baik yang terkandung di dalamnya. Setelah itu mensyukuri segala sesuatu yang terjadi.

Kendali atas masa depan adanya di dalam tangan diri kita sendiri. Kita merdeka untuk bisa menciptakan mindset yang penuh dengan rasa syukur untuk menikmati kebahagiaan dalam proses mencari kebahagiaan.

To your highest and joyful self,

Irvan Irawan Jie
Neuro-Semantics Trainer
Associate Certified Meta-Coach

Follow IG @IrvanIrawanJie << Click

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *